Indonesian Superheroes 2 :

Group 2 : Anom, Archerna (Legindo), Armcanon (Legindo), Aruna (Wayang Blitz), Aryageni, Baruna (Wayang Blitz), Banjir Boy, Batman Tumaritis, Batmerahmen (sinetron), Bhimasuta (Legindo),
Blacan, Black Mamba (Legindo), Buyung Kilat, Cabit, Elang Hitam, Elang Perkasa, Garda, Garuda Boi, Garuda Putih, Garudaman, Gino Boy, Gunturgen, Hebring, Jali, Kagendra, Kapit, Kapten
Indonesia, Kapten Indonesia 2, Kapten Kilat, Kapten
Kilat 2, Kapten Santara, Kapten Surya, KiBezo, Kid Power, Lomar, Lutung, Madame X, Manusia Garuda, Masha, Metmen, Mr. X,
Naraka (Legindo), Pancasona,
Panji - Manusia Millenium, Pendekar Lowo,
Petromax (Legindo),
Power Baby, Prunggu, Putri Mawar, Qusim, Raya, Rodan, Safan, Saifer, Satria 45, Selendang Hijau, Selendang Merah Muda,
Shinta (Legindo),
Siluet Ungu, SuperDowers, SuperGar, SuperPet, Superman Tumaritis, Super Cuh, Super Soleh, Tobar-manusia baja, Saras 008, Supergirl Manohara, Tigan, Veon, Volt, Wibana, Winda, Zantoro

Other Indonesian Superheroes (3)

Group 3 : 007 Brylcreem (perapi rambut), Appeton Gain Superhero (minuman suplemen), AS Card Superheroes (cellphone), Astral (Susu Coklat), Blitz (Susu Coklat), Bruce Lee Brylcreem (perapi rambut), Calpico Purple (susu), Calpico Pink (susu), Calpico Purple (susu), Captain
Scotts (minuman suplemen), Countess Clutch (sabun), Eveready Cat (battery), Flexa (Susu Coklat),
Garuda Kid (peanut-snack), Gatotkaca Brylcreem (perapi rambut), Gondola Kid (park), Hansa-Boy (Plester), Hot Lips (sabun), Iron Tarno Man (selebritis), Jagoan Math (event), Jewel (sabun), Kamulvit Hero (obat), Kapten
Arrow (maskapai penerbangan), Kapten Bagus Idol (selebritis), Kapten Comba / Comba Team (suplemen), Kapten Gading Murni (toko buku), Kapten Pi Je (suplemen), Kapten Lifebuoy (sabun),
Ksatria Baja Ammar (cosplay), Ksaria Mandala (maskapai penerbangan), Lady Lace (sabun), Lashes (sabun), OVA-Team (susu coklat), Pocari Man (Minuman suplemen), Okky Jelly Panda
(Jelly), Sabun Sehat Junior (sabun), Simpati Card Superheroes (cellphone), Stilletra (sabun), Super Parabola Orange (parabola), Super-Man
(Wafer), Super 4 G (jaringan handphone), Super Bogbog (kaos), Super G-Force (Accu), Super IndoMilk (susu), Super Jomblo (artikel), Super Kartini (event), Super Mega Bazar (shopping), Super Sosro (teh), Super Surf (komputer hardware),Superman Brylcreem (perapi rambut), Treen-X / Comba Team (suplemen), Ultra Teen / Comba Team (suplemen), Vidoran Man (suplemen), Zorro Brylcreem (perapi rambut)

Selasa, 08 Maret 2011

Godam - Panik

Godam Memburu Dr. Setan



Cover komik ini diambil dari JUAL KOMIK LAMA BLOG SPOT DOT COM.

Godam - Bocah Atlantis



Cover komik ini diambil dari JUAL KOMIK LAMA BLOG SPOT DOT COM.

Jual Komik Lama Blogspot Dot Com

Temukan lagi, waktu hunting gambar2 komik2 lama dengan harapan bisa menemukan cover2 komik2 superhero Indonesia, di "JUAL KOMIK LAMA BLOGspot dot com"

Nama-nama artis yang ditawarkan karya2 mereka : A Tatang S, Absoni, Abuy Ravana, Adhi, Ardisoma, Amyr Baid, Anda S, Arry Darma, Bahzar SJ, Djair, Djoni Andrean, Gerdy WK, Ganes Th, Hanny, Hans Jaladara, Hasmi, Hengky, Jan Mintaraga, Kelana, M. Ali S, Man, Rim, RA Kosasih, San Wilantara, Santhy Shiba, Santy Sheba, Sindhu, Siauw Tik Kwie, Teguh Santosa, Usyah, Wid NS, Widya Noor, Yanthi, Yonky, Zaldy







Buku-buku yang sudah dijual /terjual, diberi keterangan! Luar biasa!

Kios Komik Blogspot dot Com

Temukan tempat penjualan komik di Surabaya, di blog milik Mr. Mister RATNO.

Cara Pembelian
1. Untuk Surabaya dan Sekitarnya akan diantar langsungS
2. Selain itu, akan dikirim via TIKI atau Pos Kilat
3. Order bisa dilakukan dengan SMS ke 031-91165439
Atau email : untukratno@gmail.com, CC : kioskomik@yahoo.com
4. Respon akan segera dilakukan....
5. Setelah sepakat dengan jenis komik yang akan dibeli, saya akan mengirim no rek BCA atas nama saya sendiri.

Perihal Request Komik :
Silahkan kirim jenis Komik apa yang diminta ke email saya (untukratno@gmail.com dan kioskomik@yahoo.com) dan sebaiknya mencantumkan nomor kontak tlp rmh/hp, agar saya bisa sewaktu-waktu bisa memberi kabar bilamana komit yang dipesan didapatkan.

Saya coba cari di bagian 'komik Jadul Banget' ternyata, masih komik2 Jepang : Dragon Ball, dst. So, 'bukan Indonesian Superheroes', tapi tetap bisa dikontak...

Penyewaan Komik

Tidak bisa kulupakan, jasa 'penyewaan komik' yang ada di desaku, untuk memperkenalkan tokoh-tokoh superhero yang menjadi kekaguman dan kecintaanku, di langkah-langkah hidupku selanjutnya.

Aku tinggal di desa kecamatan (desa Ngunut, Tulungagung, Jawa Timur), sebuah desa yang cukup maju, karena banyak home-industri yang ada, dan juga beberapa 'pabrik' besar yang ada.

Biasanya, penyewaan ini dibuka di sebuah rumah. Pemilik rumah membeli komik-komik itu (dari Surabaya, Bandung, dst). Semua dipajang di lemari, dan beberapa komik baru juga dipajang di tempat khusus.

Sewaktu SD (1973-1979an) sering aku meluangkan waktu untuk singgah di sana, dan membaca-baca komik itu. Hal itu sebenarnya tidak boleh / dilarang oleh pemilik kios, tetapi kuakui, waktu itu aku memang bersikap tidak baik - tidak tahu malu - dan menggunakan berbagai kesempatan untuk membaca komik-komik itu secara gratis. Memang, dalam beberapa kesempatan aku juga menyewa dengan cara yang benar : membayar sewa dan membawa komik pulang ke rumah.

Dari komik-komik itu, aku kenal tokoh2 silat : Si Buta dari Goa Hantu, Panji Tengkorak, Jaka Sembung, Mandala, dst. Sejak kecil memang aku hobi menggambar, jadi sangat mengagumi gambar-gambar di komik tsb. Bahkan aku sering menconteknya dengan menggambar ulang di kertas buku gambar.

Aku mengenal para superhero kita : Gundala, Godam, Aquanus, Maza, Jin Kartubi, Laba-laba Merah, Laba-laba Mirah, Macan Kumbang, Untara, Bantala, Sembrani, Nusantara, Kapten Halilintar, Kapten Herman, Rado, Cobra, dan lain-lain.

Sewaktu menginjak bangku SMP aku mulai mengenal komik-komik terjemahan dari Amerika, semacam Fantastic Four, Avenger, Hulk, Thor, Iron Man, dst. Semula aku tidak menyadari hal itu. Kupikir, wah ini cuma gambarnya yang beda dengan gambar-gambar komik yang kubaca selama ini.

Namun mataku suatu hari melihat di bagian bawah komik2 itu ada tulisan berbahasa Inggris, misalnya : Marvel Comics Groups, dan keterangan berbahasa Inggris tentang hak cipta, bla bla bla dan kantor mereka...

Barulah kusadari kalau ada komik dari luar negeri, dengan tokoh2 superheronya.

Waktu duduk di bangku SMA (1983-1986) aku menemukan komik yang diterjemahkan dari komik2 Amerika terbitan DC-COMICS, dan menampilkan tokoh2 superhero : Batman, Superman, Aquaman, Green Lantern, JLA, dst. Sering sepulang sekolah (dengan sepeda biasa) saya rela melihat judul-judul yang baru di etalase sebuah toko buku di kota Tulungagung (13 km dari desa Ngunut).

Waktu itu, saya juga bekerja paruh waktu dengan membantu tetangga yang juga membuka perpustakaan. Tapi komik2 superhero Indonesia berkurang jumlahnya.

Tahun 1986 saya lulus SMA, dan karena tidak berkesempatan untuk lanjut ke bangku universitas, saya memutuskan untuk mencari pekerjaan. Saya memberanikan diri berangkat ke kota Surabaya. Setelah bbrp waktu - menumpang di family di Kaliasin - saya menemukan pekerjaan, di sebuah konfeksi pakaian.

Sejalan dengan waktu, saya tidak menjumpai komik-komik Indonesia lagi.

Tetapi, oleh karena saya masih aktif mengumpulkan gambar-gambar superhero untuk klipping saya, saya mulai menemukan tempat-tempat di mana para penjual buku bekas, majalah bekas berada di kota ini. Pasar Keputran, Pasar Bubutan, Jl. Semarang - dekat stasiun KA Pasar Turi - menjadi tempatku untuk mencari buku2 dan majalah2 bekas, untuk kugunting gambar2 superheronya, dan kutempelkan di klipping2ku.

Dan, ternyata di sana aku kembali menjumpai komik2 kuno Indonesia, walau tidak lengkap. Sebutlah : Gundala 1000 Pendekar. Labah-labah Merah vs Manusia Serigala, dan komik2 lainnya.

Tahun terus berjalan, dan teknologi berkembang pesat. Dunia internet kembali merubah bagaimana cara kita menjalani kehidupan. Buku2 kuno bisa kutemukan via toko2 online yang menawarkan buku2 tsb. Walau, cukup puas hanya dengan melihat koleksi berupa gambar2 cover dan bbrp scan isinya, kerinduan ini terobati.

Aku sangat bergembira melihat banyak rekan-rekan yang ternyata memiliki kecintaan yang sama : dunia komik Indonesia. Lewat berbagai media online, aku menemukan kembali para jagoan-jagoanku yang hilang, walau dengan 'format' dan gaya yang baru!



Dan, siapa yang tahu masa depan kita? Siapa yang tahu bagaimana para superhero Indonesia berjaya lagi? Siapa tahu?

Senin, 07 Maret 2011

Daftar di Koempoels

Untuk merespon seorang user yang menampilkan 'Superhero Indonesia' dan gambar-gambar yang diperolehnya, aku mendaftar di KOEMPOELS DOT COM.

Beri komentar di tulisan "Superhero Indonesia (kereeennnn!!!!)

40 Superhero Asli di Indonesia versi ZA11080512

Seorang user di KASKUS bernama ZA11080512 telah menampilkan 40 superhero asli Indonesia. Terima kasih untuk postingnya.

Berikut para superhero itu (yg ditampilkannya menjadi 4 kelompok)

Hello kaskuser, lagi – lagi sista ZA mau bagi2 informasi. Kali ini tentang superhero asli Indonesia. Siapa bilang Indonesia gak punya superhero. Superhero Indonesia sangat banyak, namun hanya sedikit yang dikenal masayarakat luas. Jadi, sista ZA coba share disini dan dibagi menjadi 4 yaitu, Part 1, Part 2, Part 3 dan Part 4. (pembukaan)

1. Agni
2. Aquanus
3. Bantala
4. Blacan
5. Boga
6. Caroq
7. Garuda Putih
8. Gina
9. Godam
10. Gundala
11. Gunturgen
12. Herbintang
13. Jawara
14. Jin Kartubi
15. Kalong
16. Kapten Bandung
17. Kapten Halilintar
18. Kapten Surya
19. Manusia Kecoa
20. Manusia Millenium
21. Mat Sabet
22. Maza
23. Merpati
24. Nusantara
25. Pangeran Mlaar
26. Pocong Man
27. Putri Bintang
28. Santini
29. Saras 008
30. Satria
31. Satria Arahat
32. Sembrani
33. Sri Asih
34. Sri Dewi
35. Sriti
36. The Borneo Men
37. Tira
38. Untara
39. Virgo
40. Zuhara

dengan keterangan singkat tentang masing-masing superhero!

Bisa klik di sini.

Superman di dinding sebuah rumah



Yes, dia bukan Superhero Indonesia... tapi gambar SUPERMAN ini terlukis di sebuah rumah dekat lingkungan di mana aku tinggal (wilayah perumahan Kepuh Permai, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur).

Cari superhero Pocari Sweat

Sedikit penasaran ama iklan superhero-nya Pocari Sweat itu. Entah kenapa berasa familiar ama desain kostumnya itu. Ada yang bisa nge-capture-in iklannya itu ? - ini komen di MULTIPLY, dan akan kucari...

Ini komen saya :

Salam kenal, saya Yosafat Agus, dari desa Ngunut, Tulungagung-Jawa Timur, sekarang tinggal di Sidoarjo, menikah, punya anak 1 cowok 15 th. Sejak tahun 1978 saya buat klipping gambar2 fantasy / superhero, sekarang masih lanjut, hampir 12500 gambar lebih. Senang berkenalan dengan Anda!

Saya juga akan mencarinya dan saya taruh di blog saya : http://indonesiansuperheroes.blogspot.com/

Armag, Aquanus, Bantala, Bayu, Cobra, Dewi Bulan, Garuda Mas, Gina, Godam, Gundala, Herbintang, Jin Kartubi, Kalong, Kapten Bayangan,Kapten Dev, Kapten Halilintar, Kapten Herman, Kapten Mar, Kawa Hijau, Laba-laba Merah, Laba-laba Mirah, Lamaut, Macan Kumbang, Manusia Ajaib, Maza, Merpati, Nusantara, Pangeran Melaar, Putri Bintang, Rado, Santini, Sembrani, Tira, Untara, Walet Merah. Virgo

yang gelombang ke 2 :

Group 2 : Buyung Kilat, Garda, Garuda Putih, Kapten Indonesia, Kapten Indonesia 2, Kapten Kilat, Kapten Kilat 2, Kapten Surya, Manusia Garuda, Metmen, Mr. X,Power Baby, Selendang Hijau, Selendang Merah Muda, Tobar-manusia baja, (Click ISH-2 page)

Grup ke 3 : (produk2 utk masyarakat)

Group 3 : Appeton Gain Superhero (minuman suplemen), AS Card Superheroes (cellphone), Captain Scotts (minuman suplemen), Countess Clutch (sabun), Eveready Cat (battery),Garuda Kid (peanut-snack), Hansa-Boy (Plester), Hot Lips (sabun), Jewel (sabun), Kamulvit Hero (obat), Kapten Arrow (maskapai penerbangan), Kapten Lifebuoy (sabun), Ksaria Mandala (maskapai penerbangan), Lady Lace (sabun), Lashes (sabun), Okky Jelly Panda (Jelly), Simpati Card Superheroes (cellphone), Stilletra (sabun), Super-Man (Wafer), Super Bogbog (kaos), Super Mega Bazar (shopping), Super Surf (komputer hardware)

terima kasih, sukses buat Anda !

Antagin JRG superhero?

Di multiply ada yg katakan kalau ANTANGIN JRG ada superheronya, di tempat JURIGLAGU MULTIPLY.

Kaos Logo Superhero



Bapak yang kujumpai di area Pasar Wonokromo ini, sedang menunggu istrinya belanja. Dan, dia tidak keberatan waktu ku foto dan kukatakan akan kumuat di internet. Aku tidak kenal namanya, dan walaupun dia pakai kaos berlogo SUPERMAN, dia memang 'bukan superhero'...

Minggu, 06 Maret 2011

Superhero Indonesia di Marvel Comics


Melati has black hair and appears to be of Asian descent. Her code-name is taken from an animal specific to certain islands in Indonesia and her name is commonly used by Indonesians (Melati means jasmine, Kusuma means flower in Javanese language).[15] After willingly revealing her human form to Hardball it is revealed that Melati has lost her legs in an unknown manner.[16] It was later revealed that she lost her legs in a car accident, "Just a stupid kid driving too fast."[7]

Kalimat ini, kutemukan di sebuah blog tentang 'Superhero Indonesia' bernama KOMODO, yang ditampilkan di komik Marvel.

Selengkapnya, klik di WIKIPEDIA.

Isi komen di blog soal SH Indonesia

Nambah daftarnya : dari blogku - http://indonesiansuperheroes.blogspot.com/

Armag, Aquanus, Bantala, Bayu, Cobra, Dewi Bulan, Garuda Mas, Gina, Godam, Gundala, Herbintang, Jin Kartubi, Kalong, Kapten Bayangan,Kapten Dev, Kapten Halilintar, Kapten Herman, Kapten Mar, Kawa Hijau, Laba-laba Merah, Laba-laba Mirah, Lamaut, Macan Kumbang, Manusia Ajaib, Maza, Merpati, Nusantara, Pangeran Melaar, Putri Bintang, Rado, Santini, Sembrani, Tira, Untara, Walet Merah. Virgo

yang gelombang ke 2 :

Group 2 : Buyung Kilat, Garda, Garuda Putih, Kapten Indonesia, Kapten Indonesia 2, Kapten Kilat, Kapten Kilat 2, Kapten Surya, Manusia Garuda, Metmen, Mr. X, Power Baby, Selendang Hijau, Selendang Merah Muda, Tobar-manusia baja, (Click ISH-2 page)

Grup ke 3 : (produk2 utk masyarakat)

Group 3 : Appeton Gain Superhero (minuman suplemen), AS Card Superheroes (cellphone), Captain Scotts (minuman suplemen), Countess Clutch (sabun), Eveready Cat (battery),Garuda Kid (peanut-snack), Hansa-Boy (Plester), Hot Lips (sabun), Jewel (sabun), Kamulvit Hero (obat), Kapten Arrow (maskapai penerbangan), Kapten Lifebuoy (sabun), Ksaria Mandala (maskapai penerbangan), Lady Lace (sabun), Lashes (sabun), Okky Jelly Panda (Jelly), Simpati Card Superheroes (cellphone), Stilletra (sabun), Super-Man (Wafer), Super Bogbog (kaos), Super Mega Bazar (shopping), Super Surf (komputer hardware)

terima kasih, sukses buat Anda !

Reply di : Ternyata Superhero Indonesia Banyak Juga.

Reply juga di : SAYURJAMBAL MULTIPLY

Anatomi Komik Superhero Indonesia

Anatomi Komik Superhero Indonesia

Kita tahu, salah satu genre dalam komik Indonesia adalah komik superhero. Marcel Bonneff dalam disertasinya yang baru diterbitkan di sini lebih dua puluh lima tahun kemudian sebagai Komik Indonesia (KPG, 1998), secara sepintas menyebut genre ini sebagai ”fiksi ilmiah.” Pada umumnya komik jenis ini relatif bebas dari unsur pornografi, bersifat imajinatif, dan para tokohnya acapkali merupakan adaptasi dari komik Barat. Sebagai rasionalisasi kemampuan super yang dimiliki oleh para superhero itu, sering dikisahkan bahwa mereka merupakan makhluk yang berasal dari planet lain, atau manusia bumi yang mendapat kemampuan adidaya dari makhluk planet lain.

Ada beberapa penulis komik superhero terkemuka (khususnya dari generasi sekitar 1970-an) yang saya catat. Mereka adalah Hasmi dengan serial Gundala Putra Petir (adaptasi dari jagoan Amerika, Flash), Wid NS dengan serial Godam (tampaknya terinspirasi oleh Superman), Kus Br. dengan serial Laba-laba Merah (jelas merupakan versi Indonesia dari Spiderman) dan Djoni Andrean dengan serial Laba-laba Maut (tokohnya dilukiskan mirip Spiderman, tapi dengan topeng wajah separuh terbuka). Pada kurun 1970-an hingga akhir 1980-an, mereka bisa dibilang cukup populer. Gundala bahkan pernah difilmkan.

Selain nama-nama di atas terdapat sejumlah komikus yang tidak terlalu produktif mencipta dalam genre ini. RA Kosasih yang dikenal sebagai empu komik wayang tercatat pernah membuat komik superhero dengan tokohnya Sri Asih dan Siti Gahara. Adapun sederet tokoh superhero imajiner lainnya dengan peran yang lebih kecil bisa disebut antara lain: Aquanus, Maza dan Jin Kartubi, Pangeran Mlaar, Sembrani, Macan Kumbang, Laba-laba Mirah (istri Laba-laba Merah), Tira dan Dewi Bulan (istri Macan Kumbang). Tokoh-tokoh itu biasanya hanya dilibatkan sebagai penyerta dalam suatu kisah. Dalam beberapa episode serial Godam bahkan pernah ditampilkan tokoh Sun Go Kong sebagai bintang tamu. Sun Go Kong adalah tokoh siluman kera pembela kebajikan dalam cerita silat Tiongkok.

Seperti layaknya para superhero lainnya, Gundala Putra Petir merupakan jagoan pembela kebenaran yang hobinya membasmi setiap kejahatan yang ia temui. Alkisah, asal-usul Gundala adalah sebagai berikut: tersebutlah seorang pemuda bernama Sancaka, seorang insinyur yang baru patah hati. Dalam galau ia tersambar petir saat berjalan tak tentu arah di jalan raya. Dalam keadaan koma ia tersasar di planet lain dan diangkat anak oleh raja petir, sekaligus diberkati kemampuan super: mampu berlari secepat kilat dan bisa memancarkan geledek dari telapak tangannya. Sejak itulah, di waktu-waktu tertentu, ia tampil sebagai jagoan penumpas kejahatan berpakaian hitam ketat dengan sepatu dan cawat berwarna merah. Wajahnya tertutup topeng, hanya tampak mata dan mulutnya, di sisi topengnya terdapat hiasan seperti sayap burung. Ia adalah kawan mereka yang lemah dan musuh bagi para pencoleng.

Diambil dari naskah selengkapnya di SASTRA INDONESIA DOT COM.

Wallpaper Maza dari Komikhitam Dot Com



Diambil dari Komik Hitam Dot Com.

Scan komik Lamaut



Situs penjual buku online "ANELINDA ONLINE STORE DOT COM" menampilkan scan halaman bbrp komik kuno.
Menjual Buku Unik, Buku Antik dan Buku Bekas.

Sabtu, 05 Maret 2011

Godam dan Gundala di KomikHitam dot com.








Hari ini temukan tempat yang menaruh WALLPAPER komik2 Indonesia kuno! Horee.... di KOMIK HITAM DOT COM!

Pesan dari pemilik situs ini : Ini adalah koleksi wallpaper 1024 x 768 yang diolah dari sampul cergam-cergam lama koleksi dari KOMIK HITAM maupun dari teman-teman kolektor. Silahkan download kalau ada yang suka.

Hak cipta ada ditangan pengarang / pencipta / ahli waris masing-masing, jadi hargailah karya anak bangsa ini. MERDEKA !

Laba-laba Merah jadi boss para Superhero

15 Juli 2002

Batman pun Menonton Wayang Kulit

SUASANA tegang saat Labah-Labah Merah menghardik Thor, superhero dari Amerika. "Saudara, pergi dan angkat kaki dari negeri ini!" teriaknya, "Kami tidak menghendaki jagoan macam-mu, yang bisanya cuma merusak rencana dengan pentunganmu itu."

Batman dan Hawk pun ikut merinding mendengar suara Labah-Labah Merah yang berwibawa itu. Sebab, siapa tak kenal Thor? Seperti namanya, yang diambil dari nama salah satu dewa Viking, Thor punya penampilan gagah. Rambutnya gondrong. Dia mengenakan penutup kepala seperti orang Galia dan jubah melambai-lambai. Tapi kehebatannya terletak pada senjata martilnya yang dahsyat-yang bila dipusingkan menimbulkan putaran angin menderu bak topan tornado, mengempaskan apa saja di sekitarnya.

Thor, superhero senior Amerika, tersinggung berat. Perkelahian tak terelakkan.

Martil Thor menghantam sana-sini, tanpa sedetik pun memberikan kesempatan kepada musuhnya. Tapi Labah-Labah Merah, jagoan asal Bandung itu, tampil memukau.

Ia dapat berkelit cekatan. Tanpa harus menyemprotkan jaring-jaringnya, berkali-kali dia sukses mengirim bogem mentah yang menyungsepkan Thor. Sampai akhirnya martil Thor lepas dan dia menyerah meminta ampun, "Cukup, cukup, sekarang aku yakin kau benar-benar hebat."

Dalam serial fantasi Labah-Labah Merah berjudul Brutal itu, Indonesia menjadi pemberitaan media seluruh dunia. Tanpa dikomandoi, superhero sejagat berdatangan ke sebuah desa nun di Jawa Barat. Mereka bahu-membahu berusaha membinasakan makhluk aneh berwujud tangan raksasa dan monster air yang muncul tiba-tiba.

Dari Amerika datang rombongan lengkap: Batman, Superman, Flash, The Creeper, Hawkman, Aquaman, Green Lantern, Green Arrow, X-Man, Captain America, Goliath, dan Fantastic Four (Reed Richard, Benjamin J.G., Johny Storm, Ice Man).

Tak ketinggalan pula superhero cewek seperti Wonder Woman, Marvel Girl, Bat Girl, Hawk Girl, dan Super-Girl.

Dari Yogyakarta hadir Godam dan Gundala.

Dari Bumi Parahyangan sendiri muncul Nusantara, Macan Kumbang, Dewi Bulan, dan Labah-Labah Mirah versi perempuan Labah-Labah Merah).

Bahkan ada jagoan masa lalu Indonesia yang ikut bergabung: Putri Bintang, ciptaan komikus John Lo pada 1950-an.

Pada mulanya, sebagai superhero paling senior, Batman bisa menjadi koordinator operasi. Tapi tampaknya dia pakewuh karena tak tahu medan. Maka Labah-Labah Merah, sang tuan rumah, mengambil alih kepemimpinan. Mengatur 30 jagoan memang sulit. Banyak dari mereka yang memiliki ego besar, merasa diri paling super. Tapi tak segan Labah-Labah Merah memperingatkan mereka. Dan kewibawaannya pun diakui.

"Kita hanya tamu di sini. Labah-Labah Merah pasti lebih tahu keadaan di negeri ini," kata Hawk.

Dibaca sekarang ini, anekdot Labah-Labah Merah versus Thor kedengaran menggelikan dan tidak masuk akal. Tapi, pada 1970-an, anak-anak Indonesia menyukainya dan membuat mereka bangga oleh pesan nasionalisme yang terselip di situ. Meski merupakan adaptasi dari komik-komik Amerika, superhero Indonesia juga sangat dihormati.

Lihatlah ketika Labah-Labah Mirah hilang diculik. Semua superhero sejagat bersimpati, menenangkan Labah-Labah Merah, yang gundah karena pasangannya raib.

Kiat menghadirkan superhero dunia juga ditempuh Cancer, pencipta tokoh lokal Kawa Hijau. Dalam serial berjudul Dendam, Cancer menghadirkan Goliath, Vision, Thor, Avangers, dan Panther.

Serial ini mengisahkan bagaimana seorang penjahat bernama Leon Tanker menciptakan Kawa Hijau palsu. Nah, celakanya, para superhero lain menganggap Kawa Hijau asli adalah yang palsu.

Terjadi perkelahian hebat. "Kawa Hijau selalu menang. Cancer ingin
membuktikan bahwa Kawa Hijau lebih sakti dibanding yang lain," kata Iwan Gunawan, dosen Institut Kesenian Jakarta dan anggota Pengumpul Komik Indonesia Pengki).

Gagasan dasar mempertemukan para superhero tentu saja dari komik Marvel. Marvel, misalnya, pernah mengeluarkan edisi The Trouble, yang berkisah bagaimana jago-jago Amerika bersatu. Di tangan komikus Indonesia, gagasan itu diramu sedemikian rupa untuk membuat pamor superhero kita selalu membanggakan. Ini bisa disebut sebagai satu segi keunikan komik fantasi kita.

Hasmi, pencipta Gundala sang Putra Petir, pernah pula mendatangkan superhero dunia ke Yogyakarta. Dalam salah satu edisi, dia menceritakan Clark Kent dan Bruce Wayne menjadi turis.

"Keduanya tertarik promosi Yogya sebagai kota wisata," kata Hasmi mengenang. Mereka datang sendiri-sendiri, mengunjungi Pantai Parangtritis, menonton wayang kulit, menikmati ketoprak, dan jalan-jalan di Malioboro.

Tiba-tiba ada makhluk aneh muncul. Mau tidak mau, walau berada di negeri asing, Clark Kent mengubah diri menjadi Superman. Dan Bruce Wayne menjadi Batman. Mereka pun takzim terhadap kehebatan Gundala serta Godam, rekan Gundala dari kota yang sama. Rileks saja para komikus kita menghadirkan superhero-superhero asing itu.

Mereka bahkan bisa santai menyandingkan superhero asli bersama epigonnya. Superman bersama Godam, misalnya. Ada saja akal untuk mengupayakan para jagoan mancanegara itu datang ke Indonesia. Contohnya, ketika Aquaman ditanyai Labah-Labah Merah bagaimana ia bisa tahu ada makhluk aneh di Indonesia, Aquaman menjawab enteng, "Ya, saya tahu, ikan mujair di sungai sini [maksudnya sungai di Indonesia] memberi tahu ikan-ikan lainnya. Akhirnya sampai ke telinga saya di Samudra Atlantik." Meski ada kesan apologetik, para komikus kita juga kreatif dalam mempromosikan kebanggaan terhadap Indonesia.

Di mata para superhero lokal, Indonesia bukan negara sembarangan. Bacalah ketika jagoan sedunia ini menemukan pesawat angkasa pengendali makhluk pemusnah dan mereka lalu berselisih. Batman, Thor, Goliath, dan X-Man bersikeras membawa pesawat itu ke Amerika untuk diteliti di sana. "Di negeri kami banyak ahli dan profesor yang pintar," kata X-Man. Tapi dengan tegas Labah-Labah Merah menolak.

"Di negeri kami pun tidak kurang orang-orang pintar. Biarlah pesawat ini tetap berada di Indonesia saja," katanya. Godam, Gundala, dan Kapten Nusantara pun langsung merapat membela rekan senegerinya. Labah-Labah Merah punya alasan kuat. "Melihat cara kerjanya, aku jadi ingat cara kerja pesawat RB-X," gumam Labah-Labah Merah dalam hati. RB-X adalah mesin teleportasi, mesin pemindah jasad yang sangup memproses jasad padat menjadi atom dalam bentuk gumpalan asap.

Seperti dikisahkan dalam Manusia Kadal, serial lain komik ciptaan Kus Br. itu, RB-X dibuat oleh seorang profesor Indonesia bernama Rujito. Labah-Labah Merah dan superhero kita yang lainnya bahkan tidak takut ketika Supeman, superhero paling disegani, mencoba membela Batman. Mereka bersatu siap menjadi martir. Istilah Pangeran Samber Nyowo, mereka telah seia sekata: tiji tibeh mati siji mati kabeh)-"mati satu mati semua". Sangat terasa superhero Indonesia kompak satu
sama lain.

"Watak khas superhero kita terletak pada semangat gotong-royong yang tinggi," kata Saut Irianto Manik, Ketua Pengki.

Para komikus Yogyakarta paling menonjol dalam soal ini. Misalnya dalam serial Gabungan Anti Superhero karya Wid N.S., pencipta Godam. Di situ dikisahkan bagaimana para penjahat Yogyakarta menggalang kekuatan untuk melawan para superhero setempat.

Konspirasi itu memicu kerja sama Godam, Gundala, Maza, Jin Kartubi, Aquanus, Sembrani, Tira, Merpati, dan Sun Go Kong. Saling meminjam tokoh antarkomikus adalah hal lazim kala itu-mungkin karena urusan hak cipta belum seruwet sekarang ini. Beberapa komikus yang enggak ngetop bahkan sering meminjam tokoh komik kesohor untuk mendongkrak popularitas komiknya.

Terkadang saran meminjam tokoh itu datangnya dari penerbit. Jika sebuah komik baru belum memadai, baik secara gambar maupun cerita, penerbit akan memberi tahu sang komikus untuk memasukkan tokoh yang sudah dikenal seperti Godam atau Gundala. Semua urusan pinjam-meminjam itu gratis, tidak ada pungutan biaya sepeser pun.

Bahkan si peminjam tidak usah minta izin komikus yang tokohnya dipinjam. Ucapan terima kasih cukup diselipkan sebagai "salam tempel" dalam komik saja.

Misalnya, saat meminjam tokoh Gundala dalam edisi Dendam, Cancer cukup menorehkan kalimat di komiknya, "Hasmi, apa kabar?"

Sementara itu, Hasmi, dalam edisi lain, akan menjawab santai, "Apa kabar, Cancer? Lagi bikin apa?"

"Saya tahu persis Gundala sering dipinjam oleh komikus Bandung. Dan itu biasa saja. Kita merasa senasib," kata Hasmi, pencipta Gundala, "Ketika ada teman minta untuk mengatrol namanya, kita akan rela saja. Soal hak cipta sama sekali tak pernah tertanam dalam pikiran kami." Wid N.S., pencipta Godam, sependapat. "Saya malah sangat tersanjung kalau tokoh saya dipinjam," katanya. Itulah gotong-royong ala superhero kita.

Sistem musyawarah tecermin. Tak hanya di antara mereka sendiri, tapi juga antara superhero dan aparat keamanan. Dalam banyak serial, jagoan kita selalu ditampilkan berkoordinasi dan mengatur strategi bersama para reserse polisi atau bahkan bahu-membahu dengan pasukan artileri militer saat melawan raksasa aneh-aneh. Superhero kita adalah sebuah dunia manusia-manusia super yang bersifat kekeluargaan, beriman (bila menghadapi musuhnya, Labah-Labah Merah sering menggumam, "Ya Allah, beri hamba kekuatan"), sekaligus memiliki sikap percaya kepada negara.

Mereka bukan oposan atau penganut filsafat anarkis. Bagaimanapun, seperti di Barat sendiri, para superhero lokal 1970-an itu masih tampak "terlalu manis"-terlalu hitam-putih, tak cocok semangatnya dalam dunia kini yang batas antara baik dan buruk telah lebur ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, di Amerika, muncul komik superhero generasi baru. Mereka berusaha kritis kepada jagoan-jagoan "old crack" jebolan Marvel seperti Superman, Batman, dan Flash. Dalam edisi Kingdom Come April-Juli 2002 yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, ditampilkan pertempuran global para superhero mazhab lama, yang dipimpin Superman dan Wonder Woman, melawan superhero baru yang dipimpin Magog. Komik ini memang diterbitkan oleh M&C Comics, sekelompok komikus yang menentang dominasi dan kemapanan Marvel.

Pada 1990-an, di Bandung, beberapa komikus muda kita juga melahirkan superhero baru meski dalam cetakan yang terbatas: Kapten Bandung.

Tapi tokoh ini terasa agak ahistoris, seolah tak mengenal para superhero lokal seniornya.

Imajinasi kita barangkali akan lebih seru jika Kapten Bandung ditampilkan bersama Godam, Gundala, dan kawan segenerasinya yang dulu diterbitkan oleh Penerbit UP Prasidha dan Sastra Kumala. Entah sekadar bekerja sama atau mengkritik mereka.

Seno Joko Suyono,
Dewi Rina Cahyani

Copyright 2011 TEMPOinteraktif

Kawa Hijau di Yahoo Groups

Ngomong2 soal Jan Mintaraga jadi inget dulu beliau juga sempet bikin superhero, kalo ngga salah namanya Kapten Halilintar ya gue punya 3 judul pertama. Termasuk bagus dan keren. Sayang ngga diterusin. Gue suka banget sama jagoan ceweknya, Virgo. Cantik dan sexy =) dan juga Kawa Hijau (Spiderman versi ijo) ini ciptaan Ganser, bukan Jan. Belakangan diambil alih oleh Adrian.

Di dalam versinya Adrian (Kawa Hijau Kembali dan Menumpas 1000 Malapetaka) ada Kapt. Halilintar juga. Menurut gue karya Adrian juga bagus dan enak diikuti. Apalagi ada tokoh cewek Jeannie (Genie) jagoan sihir, yg secara diam2 suka sama Kawa Hijau.

Kawa Hijau pernah bbrp kali jadi bintang tamu di serial Gundala.

suryo

[Mendaftar hari ini di sana, dengan user Yahoo-ku : super_yoss@yahoo.com

Temukan yos-old-comics dot tripod dot com

Cari-cari gambar dan artikel Kawa Hijau, temukan tempatku menaruh mereka beberapa tahun yg lalu di yos-old-comics dot tripod dot com.

Merpati di Blog Superiscu dot com



Gambar tokoh superhero wanita : Merpati, diambil dari blog Unik dot supericsu dot com. Gambar ini juga bisa tampil di beberapa blog-blog lain.

Kumuat di blog khususku tentang MERPATI Superhero.

Komik Putri Bintang di Henrykomik dot com


Temukan naskah tentang Putri Bintang di blog / homepage milik Mr. Henry.

Siapakah Untara ? Siapakah Bantala ? Siapakah Herbintang ?

Hari ini, waktu mencari gambar superhero UNTARA, menemukan blog yang mengulas siapa mereka :

Setahun setelah kemunculan Herbintang, Banu menggarap superhero baru bernama Untara. Uniknya, sepanjang judul yang diterbitkan Maranatha Bandung ini, Banu belum membuat asal-usul Untara. “Rencananya baru akan saya buat belakangan. Ketika niat itu muncul di tahun 80-an, komik nasional sudah mengalami kemunduran,” ujar Banu seraya mengatakan tokoh preman Untara ini bernama Indiria, seorang mahasiswa senirupa. Nama ini diambil dari adik bungsu Banu, Indiria Maharsi, yang saat itu masih kanak-kanak.

Banu mengaku lebih banyak menggarap serial Untara dibanding Herbintang. Bahkan, ketika komik sudah surut, Banu tetap menghidupkan Untara. “Tokoh Untara sudah telanjur disukai masyarakat. Setelah era cergam surut, saya menggarap Untara dan diterbitkan secara bersambung di Majalah bahasa Jawa Djaka Lodhang. Judulnya Omah Setan. Di Djaka Lodhang, Untara bertahan sampai lima tahunan,” kisah bapak satu anak ini.

Klik naskah ini di sini.

Garuda Mas

Dari situs SANG KOLEKTOR, kudapatkan cover ini!

Garuda mas